LoveHateTragedy
December 19, 2007 by kerti-yasha
mbak elis pernah bilang:
cinta itu nggak pernah berdiri sendiri. ia selalu hadir bersama sakit hati.
akhir-akhir ini pengalaman hidupku melengkapi pemaknaanku terhadap kata-kata itu. ketika kita mencintai seseorang, sangat mungkin kita akan menyakiti hatinya karena sesuatu yang kita lakukan justru untuk dia. ketika kita mencintai seseorang, sangat mungkin hati kita akan disakiti karena dia membenci kita akibat sesuatu yang kita lakukan justru untuk dia. tapi itulah cinta. yang membuat perbedaan adalah apakah kita mampu membedakan mana yang harus benar-benar kita lakukan dan apakah kita melakukan itu benar-benar atas dasar perasaan yang tulus. setelah kita yakin dengan langkah kita, lalu kita harus siap dengan segala resikonya, dan kita harus tegar menghadapi semua yang akan terjadi.
Noni pernah bilang:
semua tindakan itu ada resikonya. mengambil tindakan itu beresiko, tapi tidak mengambil tindakan juga beresiko.
aku memilih mengambil tindakan, walaupun memang resikonya besar dan aku belum tentu siap menghadapinya. jadi, di sinilah aku sekarang. kemaren aku sempat terhuyung-huyung karena sadar bahwa mungkin aku salah — dan memang mungkin salah — tapi aku meyakinkan diri bahwa ini harus dilakukan.
aku merasa yakin bahwa apa yang kulakukan memang harus dilakukan. jadi aku sekarang harus sabar menanggung semua resiko yang muncul. so, again, in God’s grace I submit my life and my heart.