Minta
March 22, 2008 by kerti-yasha
"Ayah, aku minta itu…"
"Belum saatnya, Nak."
"Tapi aku sungguh-sungguh menginginkannya."
"Aku akan memberimu yang kamu butuhkan, bukan yang kamu inginkan."
"Baiklah Ayah. Tapi mengapa Kau membuatku menginginkannya?"
"Karena itulah yang kamu butuhkan."
"Kalau begitu, jelaskanlah mengapa aku membutuhkan itu."
"Pada saatnya nanti kamu akan mengetahuinya."
"Ayah, aku bingung. Apa sebenarnya maksudMu?"
"Kamu percaya padaKu?"
"Iya."
"Kalau begitu, tutuplah matamu, peganglah tanganKu, dan mari berjalan bersamaKu. TanganKu dan suaraKu akan membimbingmu ke tempat yang Aku kehendaki bagimu. Pada saat Aku melepas penutup matamu, kamu akan melihat keindahan, tapi tidak sebelum itu, tidak satu detik pun lebih cepat."
"Baiklah. Kalau begitu, aku mohon jangan pernah lepaskan tanganku, karena aku tidak bisa melihat apapun."
"Tidak akan pernah. Aku janjikan itu."
"Terima kasih, Ayah."